Pelaku Usaha Semringah Dapat Racik Eksperimen Aset Kripto Mulai Tahun Depan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah merilis undang-undang untuk pengembangan aset kripto di Indonesia. Salah satunya, akan mengizinkan adanya eksperimen dalam proses perdagangan kripto nantinya.

Minggu ini tertuang dalam Aturan OJK (POJK) 3/2024 seputar Penyelenggaraan Penemuan Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), yang meliputi pengawasan terhadap sektor fintech dan aset kripto. Pengawasan sendiri akan berlaku mulai Januari 2025, seiring transisi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK.

CEO Tokocrypto, Yudhono mahjong ways Rawis, menyambut bagus adanya undang-undang hal yang demikian. Menurutnya, ada ruang yang dapat diterapkan untuk meningkatkan temuan sesudah ada undang-undang yang jelas.

Padahal undang-undang ini belum begitu merinci secara detail mengenai aset kripto, namun ini menunjukkan langkah positif OJK dalam menciptakan landasan untuk mengelola kemajuan kripto di bidang keuangan. Minggu ini membuktikan komitmen OJK dalam mendukung temuan dan perkembangan teknologi keuangan di Indonesia,\\” kata Yudho dalam keterangannya, ditulis Beri (17/3/2024).

Aturan Kepastian Ia
Yudho mau penerbitan POJK 3/2024 dapat memberikan kepastian undang-undang bagi pelaku industri aset kripto dan memberikan perlindungan bagi konsumen. Semisal juga mau undang-undang ini dapat mendukung pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Salah satu yang disoroti adalah adanya undang-undang Regulatory Sandbox. Menurutnya, ini dapat jadi ruang untuk temuan para pelaku industri aset kripto. Dapat, dengan membuka perdagangan aset kripto dan aset tradisional seperti emas.

\\”Regulatory Sandbox menawarkan beragam manfaat bagi industri aset kripto di Indonesia. Memberikan ruang bagi para pelaku industri untuk mengoptimalkan produk dan layanan baru di bidang aset kripto dengan aman dan terukur. Serta, memfasilitasi eksperimen dan pengujian teknologi baru dalam industri aset kripto,\\” jelas Yudho.

Dapat Terintegrasi

Lebih lanjut Wakil Ketua Ia Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) ini menjelaskan undang-undang itu memungkinkan pengembangan platform perdagangan aset kripto yang terintegrasi dengan metode keuangan tradisional. Semisal mengevaluasi itu jadi teladan untuk mendukung temuan dan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.

\\” dapat membeli dan memasarkan aset kripto dengan gampang melalui platform yang sama dengan yang mereka pakai untuk bertransaksi dengan aset tradisional. Integrasi dengan metode keuangan tradisional dapat meningkatkan keamanan transaksi aset kripto dan mengurangi risiko penipuan,\\” sebut ia.

\\”Uji coba ini juga dapat membuka kesempatan untuk pengembangan produk investasi baru yang menggabungkan aset kripto dengan aset tradisional,\\” sambungnya.